Diary Fara

CINTA UNTUK LANAYA

lanaya 2

Lanaya, gadis kecil cantik ini adalah buah hati dari dua orang teman baik saya, Mutia Fariza dan Faisal Andre. Lucunya, Naya akan menari riang setiap kali mendengarkan musik terutama electronic dance music. Apa benar ya, buah itu jatuh tidak jauh dari pohonnya? Karena dulu Sang Mama adalah ratu pesta, sementara Si Papa sempat menjadi Disc Jockey amatir. Tapi, dulu dan sekarang sudah jauh berbeda…

lanaya 3

Dulu, Mama dan Papa Naya hidup sesantai dan seenak jidat mungkin, seperti tanpa beban. Semacam, apa yang terjadi, terjadilah. Tapi sekarang, jadi jauh lebih bertanggung jawab dan terencana. Setidaknya itu yang saya rasakan. Perubahan itu dilakukan demi bisa memenuhi kebutuhan Naya, memberikan pendidikan, kesehatan, makanan dan pakaian yang terbaik dari yang terbaik.

Dulu, Mama dan Papa Naya sangat mudah diajak bepergian. Kemanapun Ayok, tidak banyak bawaan dan tidak perlu persiapan. Sekarang, setiap bepergian kemanapun, persiapan harus sematang mungkin. Segala keperluan Naya, tidak boleh sampai ada yang tertinggal. Tas besar berisi baju ganti, popok, cemilan, dan makanan Naya, dimasukan ke dalam tas besar oleh Mama. Tidak lupa, Ia juga membawa kain besar agar bisa menyusui Naya dimana saja (ASI eksklusif). Sementara, Papa menyiapkan otot untuk membawa tas dipunggungnya, ditambah stroller atau sepeda kecil.

lanaya 4

Dulu, mobil Papa sempit, ceper dan isinya speaker sebesar kulkas. Sekarang mobil papa besar dan luas, isinya baby seat, boneka, mainan yang tersebar dimana-mana dan segala macam perlengkapan Naya.

Dulu, Mama dan Papa Naya selalu makan bersamaan. Sekarang, semuanya dilakukan bergantian. Ketika Papa makan, maka Mama bertugas menjaga atau menggendong Naya. Begitupun sebaliknya.

Dulu, Mama update sekali soal fashion & lifestyle. Sementara, Papa update soal mobil & gadget. Sekarang yang paling ditunggu adalah update-an pertumbuhan Naya. Kapan naya jalan, kapan naya bicara, kapan naya membaca dan lain sebagainya.

lanaya 5

Pada intinya seneng, sedih, keringat, lelah, kerja, nabung, usaha, semua hal dilalui Mama dan Papa ditujukan untuk kebaikan dan kebahagian Lanaya. Masih teringat jelas, Mama dan Papa menempuh segala usaha agar alergi di kulit Naya bisa sembuh. Mulai dari ke Dokter biasa hingga Dokter paling specialist, pergi alternatif, menjaga pola makan sampai memilah segala makanan yang akan masuk ke tubuh Naya. Dalam keadaan sekurang apapun, Mereka berdua selalu berusaha menjadi orang tua yang hebat untuk Naya.

Melihat teman sendiri melakukan hal ini, jadi tergambar begitu besar cinta kedua orangtua yang dilimpahkan untuk anaknya. Pantas ya, Tuhan berkata “Kami perintahkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada Ibu dan Bapaknya”

lanaya 6
Jadilah anak sholehah yang berbakti pada orangtua ya, Lanaya Alula Zarifa.

Love you :* 

 

 

Diary Fara untuk kegiatan menulis :

1 minggu 1 cerita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s