Puisi Cinta

Kita, Diantara

Jangan lagi bertanya hal yang sama.
Karena aku tak pernah tahu jawabannya.

Yang kurasakan hanya cinta.
Denganmu, Berbagi canda dan air mata.


Jangan lagi banyak meminta.
Karena,
aku tak tahu harus berjuang sampai dimana.
Bagiku, engkaulah satu-satunya.
Sosok yang sudah lama aku damba.


Mimpi kita memang sederhana.
Hanya Ingin bersama hingga hari tua.
Sayang, Segala cara berujung sia-sia.
Karena kita tak serupa dalam berdoa.


Hal ini sungguh menyiksa.
Kita berada di wilayah rentan luka.
Terjebak kaku disana.
Antara…
Kepercayaan yang berbeda,
Dan rasa ingin memiliki selamanya.


Biarlah waktu ungkap akhirnya.
Cerita ini berujung bahagia.
Atau usai dalam nestapa…

Jakarta, 3 Maret 2017Β 

Faragandi

 

Puisi Cinta Untuk ShortirApp,

lomba puisi shortirapp

Juara 2 Kompetisi Menulis Puisi @shortirapp

 

Advertisements

2 thoughts on “Kita, Diantara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s